Selamat Datang


INFO PASKAH

Mohon kehadiran Jemaat Tuhan dalam Ibadah Malam Perenungan yang akan dilaksanakan pada hari Kamis, 13 April 2017 Pkl. 19.00 Wita bertempat di gedung kebaktian GMIT Jemaat Kota Baru. Adapun Dresscode untuk ibadah Malam Perenungan adalah PUTIH, Presbiter (wanita) yang akan bertugas pada malam perenungan diharapkan mengenakan busana berwarna putih dengan rok tenunan.

Dresscode untuk ibadah Jumat Agung dan Perjamuan Kudus adalah HITAM atau UNGU

Informasi lomba PAR GMIT Jemaat Kota Baru

  1. Lomba kelas Batita : lomba petik telur (Minggu, 09 April 2017)
  2. Lomba kelas Balita : lomba memindahkan Telur (Minggu, 09 April 2017)
  3. Lomba kelas kecil : lomba mengumpulkan pola gambar dan mencari (kelas 1)
  4. Lomba puzzle (kelas 2), lomba menempel telur paskah (kelas 3)
  5. Lomba kelas besar dan pra remaja : Jejak Viadolorosa (Sabtu, 15 April 2017)

Iesus Nazarenus Rex Iudaeorum - INRI

INRI Merupakan singkatan dari Iesus Nazarenus Rex Iudaeorum “Yesus dari Nasaret Raja Orang Yahudi”. dari mana kata-kata ini muncul? Setelah Yesus disalibkan, gubernur Pilatus memerintahkan supaya dipasang pada kayu salib sebilah papan dengan kata-kata tersebut yang ditulis dalam tiga bahasa : Yunani, Latin, dan Ibrani (Yoh 19 :19-20). Tiga bahasa itulah yang dipakai sebagai bahasa komunikasi pada zaman Yesus.

Yohanes 19 : 19-20

Dan Pilatus menyuruh memasang juga tulisan di atas kayu salib itu, bunyinya: "Yesus, orang Nazaret, Raja orang Yahudi". Banyak orang Yahudi yang membaca tulisan itu, sebab tempat di mana Yesus disalibkan letaknya dekat kota dan kata-kata itu tertulis dalam bahasa Ibrani, bahasa Latin dan bahasa Yunani. Maka kata imam-imam kepala orang Yahudi kepada Pilatus: "Jangan engkau menulis: Raja orang Yahudi, tetapi bahwa Ia mengatakan: Aku adalah Raja orang Yahudi. Jawab Pilatus: "Apa yang kutulis, tetap tertulis".

 

Kamis Putih dan Sabtu Teduh

Kamis putih adalah hari perayaan perjamuan kudus dalam tradisi gereja protestan. Ini dilakukan mengingat pada hari ini, 2000 tahun yang lalu Yesus merayakan perjamuan dengan murid-murid sebelum Dia ke Getsemani untuk di tangkap.

Kamis putih adalah hari dimana orang-orang yang memperoleh siasat atau disiplin gereja diterima kembali atau memperoleh remisi. Penghapusan siasat itu ada yang diberikan secara menyeluruh ada juga yang sebagian saja.

Sejak hari kamis Putih semua lonceng gereja tidak dibunyikan. Di rumah – rumah tangga orang berusaha untuk tidak membunyikan musik. Semua teduh, segala sesuatu senyap. Lonceng gereja baru dibunyikan pada minggu pagi waktu paskah. Sukacita terdengar dimana-mana.

Pada hari jumat agung umat bersekutu untk ibadah peringatan kematian Yesus. Itulah masa paling hitam dalam perenungan kehidupan Kristen. Yesus bukan hanya mati dengan cara yang keji. Ia bahkan turun ke kerajaan maut untuk merebut kembali manusia dari cengkraman kematian.

Lonceng gereja juga tidak dibunyikan. Pada hari sabtu setelah Jumat Agung di kalangan gereja Katholik Roma diadakan misa. Umat diajak berjaga-jaga sebagai persiapan menyambut Paskah dihari berikutnya. Dalam ibadah sabtu malam itu dinyalakan lilin paskah sebagai simbol dari kebangkitan.

Dalam gereja Katholik Roma perayaan Paskah berlangsung delapan hari sejak kebangkitan Yesus. Pada hari Rabu dalam minggu paskah diselenggarakan ibadah Agnus Dei . ada medali dengan simbol anak domba dibagi-bagikan kepada umat untuk dibawa pulang sebagai tanda perlindungan terhadap penyakit dan malapetaka.

Materi - Seminar Kesengsaraan Yesus Kristus dilihat dari sisi Medis, Psikologi, dan Hukum

Hari Rabu Abu dan Awal Masa Puasa 40 Hari

Pada abad ke-8 hari Rabu Abu mulanya dirayakan melalui sebuah kebaktian. Dalam ibadah itu dibacakan tujuh mazmur penyesalan dan pemberian abu di dahi seluruh jemaat, disertai kata-kata tradisional : "ingatlah hai manusia, bahwa engkau adalah abu, dan kepada abulah engkau akan kembali" (lihat Kej 3 : 19)

Dalam tradisi Anglikan pada hari Rabu Abu diadakan Misa. Umat datang ke gereja. Di Depan altar mereka berlutut sementara imam menaikan doa : "TUHAN Yang Maha Kuasa, Engkau telah menciptakan kami dari debu kami. Jadikanlah abu ini suatu tanda bagi kami akan kefanaan dan penyesalan kami, agar kiranya kami ingat bahwa hanya oleh anugerahMu yang penuh kasih karunia kami diberi hidup yang kekal melalui Yesus Kristus, Juruslamat kami."

Umat menyambut dengan "Amin!".

Pada waktu itu imam mencelupkan ibu jarinya ke semangkus kecil abu dan membuat tanda salib hitam tiap-tiap dahi. Abu itu berasal dari sisa pembakaran daun-daun palem yang digunakan pada hari minggu palem tahun sebelumnya.

Halaman

Renungan Khotbah

Tema : Hidup Oleh Roh Penulis: Pdt. Judit A. Nunuhitu-Folabessy, M.Si Pembacaan Alkitab: Romans 8:1-17 (KJV) Read...

Ada 2 kehidupan yang dijelaskan oleh Paulus menurut surat Roma 8: 1-17, yaitu kehidupan menurut Roh dan hidup menurut daging. Dua kehidupan ini mempunyai ciri masing-masing. Orang-orang yang hidup dalam Roh adalah orang-orang yang hidup dalam Kristus dan tidak ada penghukuman di dalamnya karena roh sudah memberikan kemerdekaan dari dosa dan hukum maut melalui penebusan Yesus Kristus. Orang-orang yang hidup dalam roh selalu memikirkan hal-hal yang berasal dari roh dan akan mendapatkan damai sejahtera karena hidup dalam kebenaran.

Sedangkan hidup menurut daging adalah kehidupan yang selalu memikirkan hal-hal yang dari daging. Kehidupan yang dari daging adalah maut, perseteruan terhadap Allah, tidak takluk pada hukum Allah, tidak berkenan kepada Allah dan bukan milik Kristus. Kita tidak bisa memilih untuk hidup menurut daging atau roh karena melalui kesengsaraan dan penebusan Kristus kita telah menjadi anak-anak Allah, milik kepunyaan Kristus yang hidup dalam roh dan berhutang kepada roh. Hutang kita adalah bersaksi dalam roh bahwa kita ini adalah anak Allah, ahli waris yang berhak menerima janji-janji Allah karena kita adalah milik Kristus.

AMIN.

Tema : Tuhan melihat hati Penulis: Pdt. Tentremingtyas Messakh,S.Si Pembacaan Alkitab: 1 Samuel 16:1-13 (KJV) Read...

Dalamnya laut dapat diduga dalamnya hati siapa tahu, itu peribahasa yang mengajarkan bahwa tidak mudah untuk kita tahu kemauan seseorang. Oleh karena itu juga jangan menilai isi buku dari sampulnya. “Don’t Judge a book by its cover.” Jangan menilai orang dari luarnya. HaI inilah yang hendak disampaikan dalam cerita Daud yang diurapi menjadi raja, yang menjadi perenungan kita dalam penghayatan minggu prapaskah saat ini. Ketika raja Saul tidak lagi berkenan kepada Allah kerena mengambil keputusan dan tindakan tanpa memperhatihan kehendak Allah  (1 samuel 15: 20-23) Demikian juga nabi Samuel telah salah “menebak” kehendak Allah,  juga kita yang sering kali lupa pada apa yang menjadi kehendak Allah. 

Dalam narasi/cerita ini Allah sedang membentuk cara berfikir Samuel juga kepada kita untuk ada dalam perspektif Allah atau cara berfikir Allah. Allah sedang membentuk Samuel untuk tidak berpikir dengan cara manusia, ketika mencari kehendak Allah. Oleh karenanya anak-anak Isai yang gagah perkasa ditolak Allah. Allah mengajar Samuel untuk berpikir dengan cara Allah artinya memberi kebebasan pada Allah untuk melakukan apa yang Allah kehendaki. Untuk membiarkan kebebasan Allah bertindak ini diperlukan kesediaanmengosongkan diri. Proses inilah yang terjadi dengan samuel ketika tujuh kali anak Isai tidak dipilih Tuhan, tujuh kali pula Samuel belajar terus mengosongkan diri.

Tema : Janji Yang ditepati Penulis: Pdt. Judit A. Nunuhitu-Folabessy, M.Si Pembacaan Alkitab: Exodus 16:1-12 (KJV) Read...

Janji dan berjanji adalah dua hal yang sering kali dilakukan dalam kehidupan kita. Kalau kita berbicara tentang janji maka kita akan melihat ada satu persoalan diseputar janji. Yaitu janji begitu mudah diucapkan, tetapi tidak sedikit yang diinkar, ada banyak orang yang berani berjanji tapi berani juga mengingkarinya.

Melalui perenungan Firman Tuhan saat ini, saya mau mengajak kita untuk belajar tentang bagaimana Tuhan berkarya bagi orang-orang Israel dalam rangka memelihara janjiNya. Allah memberikan apa yang Israel keluhkan karena janji pemeliharaanNya Tuhan memenuhi permintaan Israel karena sejak semula Tuhan sudah berjanji menjadikan Israel sebagai umatNya. Keberadaan Israel sebagai umat Tuhan adalah janji Tuhan sendiri dan karena itu, tindakan Tuhan memenuhi permintaan Israel karena mereka adalah umatNya. Tuhan ingin mereka mengenal Tuhan dengan baik sehingga mampu untuk memelihara janji setia pada Tuhan sebagaimana Tuhan memelihara janji kepada Israel.

Video Galeri

Lihat Selengkapnya Disini>

Persiapan & Registrasi Peserta KONAS Perempuan PGI 2016
JUMPA PERS - KONAS PEREMPUAN PGI 2016
The "Angel Voice" rayakan HUT NTT ke-55